Lebak Banten, gemaindonews.com – Ketegangan yang sempat mencuat terkait rencana penutupan akses jalan menuju kawasan Dapur SPPG Nameng akhirnya berakhir damai dan kondusif. Melalui langkah persuasif, jajaran unsur pimpinan daerah bersama pihak korporasi berhasil melahirkan kesepakatan bersama dalam audiensi strategis yang digelar di Kantor Desa Nameng, Senin, 5 Oktober 2026.
Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh Camat Rangkasbitung Drs. Zakaria Hartanto, M.Si., Kapolsek Rangkasbitung AKP Henri Sinaga, S.H., Danramil 0301/Rangkasbitung Kapten Inf. Harimanto, Kepala Desa Nameng Ismail Hamidi, serta perwakilan dari Satpol PP Kabupaten Lebak. Hadir pula jajaran manajemen PT Tri Megah selaku pihak korporasi, serta warga setempat bersama tokoh agama.
Berdasarkan hasil musyawarah yang berjalan khidmat, seluruh elemen pemerintahan secara bulat meminta pihak korporasi untuk mempertimbangkan aspek sosial-kemasyarakatan. Respons positif pun diberikan pihak perusahaan hingga melahirkan 3 Poin Kesepakatan Utama:
1. Jaminan Pembatalan Penutupan Akses Jalan: Manajemen PT Tri Megah secara resmi bersepakat untuk tidak melakukan penutupan akses jalan yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga, para santri, serta jalur distribusi logistik utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Dapur SPPG Nameng.
2. Penyelesaian Sengketa Lahan Melalui Jalur Administratif: Mengenai sengketa klaim lahan tanah di area sekitar pondok pesantren, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikannya secara formal melalui peninjauan administrasi, verifikasi berkas hukum bersama, dan pengecekan batas formal bidang tanah tanpa tindakan sepihak di lapangan.
3. Komitmen Bersama Menjaga Kamtibmas: Seluruh pihak yang terlibat berkomitmen penuh menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menjamin iklim lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis demi kelangsungan aktivitas warga sekitar.
Pertanyaan Santun dan Apresiasi Mendalam dari Pak Ivan( Pengelola Ponpes dan MBG )
Menyikapi hasil keputusan mufakat ini, Pak Ivan selaku pengelola Pondok Pesantren Nameng sekaligus penanggung jawab operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Dapur SPPG Nameng, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kebesaran hati semua pihak yang telah memfasilitasi jalannya perdamaian.
"Alhamdulillahirobbil'alamin, kami atas nama keluarga besar Pondok Pesantren dan pengelola program MBG menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Camat, Bapak Kapolsek, Bapak Danramil, Bapak Kepala Desa Nameng, beserta seluruh jajaran Satpol PP yang telah memfasilitasi ruang dialog ini secara luar biasa. Terima kasih juga kepada manajemen perusahaan yang telah mendengarkan aspirasi kami. Akses jalan ini bukan sekadar jalur biasa, melainkan urat nadi utama bagi distribusi logistik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melayani kebutuhan dasar anak-anak dan masyarakat di wilayah Nameng. Bagi kami, kedamaian dan kebersamaan di lingkungan ini adalah keberkahan yang utama. Semoga kesepakatan hari ini membawa kebaikan jangka panjang bagi seluruh umat dan warga sekitar, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan lancar tanpa hambatan," ungkap Pak Ivan dengan santun dan menyejukkan
Ketum DPP LSM-NIL Pantau Perkembangan, Puji Sikap Bijak dan Respon Cepat Aparat Gabungan


Social Header