Serang, gemaindonews.com — Di tengah derasnya arus Sungai Sirih yang selama ini menjadi ancaman bagi keselamatan warga, secercah harapan kini mulai terwujud. Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M., turun langsung meninjau pembangunan jembatan gantung di Kampung Pagebangan–Palatok, Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Selasa (20/1/2026).
Jembatan ini bukan sekadar bentang besi dan kabel baja. Selama bertahun-tahun, warga hanya mengandalkan jembatan bambu rapuh yang kerap hanyut diterjang banjir, memaksa anak-anak menyeberangi sungai dengan rasa takut, dan petani menunda aktivitasnya demi keselamatan.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari Program Jembatan Perintis Garuda TNI Angkatan Darat yang dilaksanakan melalui Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad), sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam membuka keterisolasian dan menjaga keselamatan rakyat di wilayah terpencil.
Didampingi Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., serta unsur kewilayahan setempat, Danrem memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
“Jembatan ini adalah jalur kehidupan masyarakat. Bukan hanya untuk melintas, tetapi untuk masa depan anak-anak, roda ekonomi warga, dan rasa aman masyarakat. Karena itu, pembangunannya harus dikawal bersama,” tegas Danrem.
Jembatan gantung sepanjang sekitar 25 meter di atas Sungai Sirih ini akan menghubungkan Kampung Pagebangan dan Kampung Palatok, menjadi akses vital bagi 46 kepala keluarga atau 186 jiwa, yang sebagian besar menggantungkan hidup sebagai petani. Keberadaannya akan mempersingkat jarak, memangkas risiko, serta membuka kembali jalur pendidikan dan distribusi hasil pertanian yang selama ini terhambat.
Program Jembatan Perintis TNI AD disusun berdasarkan inventarisasi kebutuhan jembatan dari Kementerian Dalam Negeri dan dilaksanakan oleh Satgas Jembatan TNI AD. Di wilayah Korem 064/Maulana Yusuf, program ini telah menjangkau sejumlah daerah yang selama ini terisolasi, termasuk wilayah Kodim 0623/Cilegon.
Melalui pendampingan berkelanjutan oleh Korem 064/Maulana Yusuf bersama Kodim 0623/Cilegon dan Koramil 2305/Cinangka, jembatan ini diharapkan segera rampung dan menjadi simbol harapan baru—bahwa tak ada lagi warga yang harus mempertaruhkan nyawa hanya untuk sekadar menyeberang sungai.
(Penrem 064/MY)



Social Header