Dituding Catut Nama Bupati untuk Jual Seragam, Empat Warga Lebak Angkat Bicara: “Kami Difitnah”
Lebak, gemaindonews.com – Empat warga Kabupaten Lebak, Banten, angkat bicara dan membantah keras tudingan yang menyebut mereka mengatasnamakan Bupati Lebak untuk aktivitas penjualan seragam maupun pungutan iuran di lingkungan sekolah.
Keempat warga yang disebut berinisial U, D, HR, dan D mengaku keberatan setelah foto mereka dicantumkan dalam sebuah pesan berantai yang beredar luas di kalangan satuan pendidikan.
Pesan tersebut berisi imbauan kepada para kepala sekolah agar menolak jika keempat orang itu datang dengan dalih membawa nama Bupati untuk kepentingan pembelian seragam atau pungutan tertentu.
Dalam Kutipan Pesan Yang Beredar, Tertulis:
“Assalamualaikum.
Pa Kepsek mohon diinformasikan ke satuan pendidikan apabila ada 4 orang ini ke sekolah mengatasnamakan Bupati untuk pembelian seragam atau iuran ditolak saja. Kejadian ini sudah ada di Korwil/SD. Mohon ditolak apabila ada orang-orang ini ke satuan SMP/Subrayon.”
Merasa nama baik mereka dicemarkan, keempat warga tersebut mendatangi Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak pada Senin (9/2/2026) untuk meminta klarifikasi langsung kepada pimpinan dinas.
Mereka juga meminta agar pihak dinas menghadirkan oknum yang diduga sebagai pihak yang membuat atau menyebarkan pesan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Dodi Irawan, saat ditemui wartawan menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti persoalan ini dengan mempertemukan seluruh pihak terkait.
“Kami akan segera mempertemukan pihak-pihak yang bersangkutan. Kami juga akan mengklarifikasi dan memanggil orang yang membuat surat itu,” ujar Dodi.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak masih melakukan penelusuran terkait asal-usul pesan berantai tersebut serta pihak yang bertanggung jawab atas penyebarannya.
(Edo.S)


Social Header