Cilegon, gemaindonews.com – Puluhan tahun mengalami krisis air bersih, sekitar 100 kepala keluarga di Lingkungan Cisuru, Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon, akhirnya dapat menikmati akses air layak pakai setelah diresmikannya sumur bor oleh Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Selasa (3/3/2026).
Wilayah yang berada di dataran tinggi tersebut selama ini kesulitan mendapatkan air bersih. Warga mengandalkan air tadah hujan, menarik air dari bawah menggunakan pipa, bahkan membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Proses pengeboran tidak berjalan mudah. Pada titik pertama di kedalaman 30 meter, alat bor terkunci dan tidak dapat dikeluarkan. Pengeboran kemudian dilanjutkan ke titik kedua hingga kedalaman 114 meter, namun air yang ditemukan berdebit kecil dan berbau. Upaya akhirnya membuahkan hasil di titik ketiga pada kedalaman 96 meter, di mana sumber air bersih dengan kualitas layak konsumsi berhasil ditemukan.
Suasana haru menyelimuti warga saat air pertama kali keluar dari sumur bor tersebut. Momen itu menjadi penanda berakhirnya penantian panjang masyarakat Cisuru terhadap ketersediaan air bersih.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pembukaan kran air secara simbolis oleh Danrem didampingi Wali Kota Cilegon.
Dalam sambutannya, Danrem menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan wilayah. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal agar memberikan manfaat berkelanjutan.
Pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari program TNI AD Manunggal Air yang digagas Kepala Staf Angkatan Darat, diinisiasi Dandim 0623/Cilegon, serta didukung Korem 064/Maulana Yusuf, Pemerintah Kota Cilegon, Forkopimcam Pulo Merak, dan partisipasi masyarakat setempat.
(Penrem 064/MY)


Social Header