Lebak, gemaindonews.com – Suasana haru dan penuh kebersamaan menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Falah Tebuireng Cabang 09 di Desa Kaduagung Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Rabu (27/05/2026). Sejak pagi, ribuan warga tampak memadati kawasan pondok pesantren untuk menerima pembagian daging kurban yang telah menjadi tradisi tahunan penuh makna.
Di tengah gema takbir Idul Adha, panitia kurban sibuk melayani masyarakat yang datang membawa kupon pembagian daging. Tahun ini, Ponpes Nurul Falah menyembelih 10 ekor sapi dan 3 ekor kambing sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.
Pengasuh Ponpes Nurul Falah Tebuireng Cabang 09, Kyai H. Ahmad Rafiudin mengatakan, sebanyak kurang lebih 2.500 kupon telah disiapkan untuk warga sekitar, dengan setiap penerima mendapatkan satu kilogram daging kurban.
“Pembagian daging kurban ini selalu dinanti masyarakat. Kami ingin kebahagiaan Idul Adha benar-benar dirasakan bersama, tanpa membedakan golongan,” ujarnya.
Menurutnya, kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih rasa ego dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.
“Mereka dapat merasakan keberkahan dan berbagi kebahagiaan dalam perayaan Idul Adha bersama-sama. Alhamdulillah, selama ini kita hidup rukun dan terus konsisten berbagi kepada sesama,” tuturnya penuh syukur.
Momentum Idul Adha di Ponpes Nurul Falah tahun ini bukan sekadar kegiatan rutin tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya persaudaraan dan kepedulian sosial yang terus dijaga di tengah masyarakat.
Pimpinan pondok pesantren juga menegaskan bahwa pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi harus hadir sebagai perekat persatuan dan penjaga keharmonisan umat.
“Ini adalah bukti bahwa pesantren selalu hadir untuk menjaga kerukunan umat dan memperkuat kebersamaan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Saprin memastikan kegiatan sosial serupa akan terus dilaksanakan setiap Hari Raya Idul Adha pada tahun-tahun mendatang. Ia berharap semangat berbagi yang tumbuh di Ponpes Nurul Falah mampu menjadi cahaya persatuan bagi masyarakat Desa Kaduagung Tengah dan sekitarnya.
“Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan tidak ada perpecahan di tengah masyarakat. Karena sejatinya Idul Adha mengajarkan kita arti pengorbanan, kepedulian, dan persaudaraan,” pungkasnya. (ds/red)



Social Header