Penrem 064/MY
Lebak,gemaindonews.com - Akses layanan dasar bagi masyarakat masih kerap terkendala akibat belum lengkapnya dokumen kependudukan. Menjawab kondisi itu, TNI AD bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menghadirkan layanan pembuatan akta kelahiran bagi warga di Kabupaten Lebak, Rabu (6/5/2026).
Program ini dilaksanakan oleh jajaran Koramil sebagai bagian dari upaya membuka akses masyarakat terhadap identitas hukum. Salah satunya berlangsung di Makoramil 0301/Rangkasbitung Kodim 0603/Lebak.
Kegiatan tersebut menjangkau warga dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak, dan Kalanganyar. Secara keseluruhan, wilayah binaan yang terlibat mencakup 5 kelurahan dan 33 desa.
Sebanyak 50 warga mengikuti kegiatan pembuatan akta kelahiran secara kolektif, dengan pendampingan langsung dari Babinsa di lapangan.
Babinsa mendata, mengedukasi, serta mendampingi warga selama proses pengurusan. Koordinasi dengan Disdukcapil dilakukan agar kebutuhan administrasi dapat diselesaikan lebih cepat dan tepat sasaran.
Danramil 0301/Rangkasbitung Kodim 0603/Lebak Kapten Inf Harimanto menyebut, peran Babinsa turut mengajak masyarakat memahami pentingnya dokumen kependudukan.
“Babinsa Koramil 0301/Rangkasbitung aktif memberikan informasi kepada masyarakat terkait program TNI AD dalam membantu fasilitasi pembuatan akta kelahiran. Kami juga bekerja sama dengan Disdukcapil serta melakukan pendampingan langsung, sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya dokumen kependudukan bagi masa depan warga,” ujarnya.
Ditambahkan pula, kegiatan ini menjangkau berbagai kelompok usia, termasuk warga dengan usia sangat dini, dengan pendaftar termuda tercatat lahir pada 2 April 2026.
“Ini menunjukkan bahwa kesadaran dan kebutuhan terhadap dokumen kependudukan sudah dirasakan sejak awal kehidupan, sehingga pendampingan seperti ini perlu terus dilakukan,” tambah Danramil.
Kehadiran Babinsa tidak hanya menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga menjembatani kebutuhan masyarakat dengan layanan pemerintah. Langkah ini sekaligus membuka akses warga terhadap identitasc hukum yang berdampak langsung pada pendidikan, layanan kesehatan, hingga pemenuhan hak sosial lainnya.
Program ini akan terus dilaksanakan secara bertahap guna menjangkau masyarakat yang masih menghadapi kendala administrasi kependudukan.


Social Header