LEBAK, GemaIndoNews.com – Di tengah musim kemarau yang membuat ketersediaan air bersih semakin penting, warga di sepanjang aliran Sungai Ciberang mengeluhkan kondisi air sungai yang dalam beberapa hari terakhir berubah keruh dan berlumpur.
Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena Sungai Ciberang merupakan sumber utama air untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Salah seorang warga Kampung Kondang, Desa Cipanas, yang enggan disebutkan namanya mengaku telah mendokumentasikan kondisi sungai tersebut melalui foto dan video, kemudian melaporkannya kepada pemerintah desa dan kecamatan.
"Kami sebagai pengguna air Sungai Ciberang jelas merasa dirugikan. Sungai ini merupakan sumber air untuk kebutuhan sehari-hari. Jika airnya keruh dan diduga tercemar seperti sekarang, tentu tidak bisa digunakan dengan baik. Bahkan setelah mandi, badan terasa gatal," ungkapnya, Selasa (23/06/2026).
Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Cipanas, Maman Laksmana, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah laporan dan pengaduan dari warga sejak Jumat (19/06/2026) melalui pesan WhatsApp.
"Kami menerima keluhan dari warga Desa Cipanas, Desa Bintangsari hingga Desa Haurgajrug. Mereka mengirimkan foto dan video yang menunjukkan kondisi air Sungai Ciberang yang keruh dan berlumpur. Warga khawatir apabila kondisi ini terus berlanjut, sungai tidak dapat lagi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari," ujar Maman.
Menurutnya, pada hari ini pihak kecamatan kembali menerima laporan serupa dari warga Desa Cipanas. Berdasarkan informasi yang diterima, pencemaran tersebut diduga berasal dari wilayah hulu sungai yang berada di Kecamatan Lebakgedong.
"Atas laporan tersebut, kami segera menyampaikan kepada pimpinan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Lebakgedong agar segera dilakukan penelusuran dan tindak lanjut, sehingga kondisi Sungai Ciberang dapat kembali bersih dan dimanfaatkan masyarakat," katanya.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan investigasi guna mengungkap penyebab keruhnya air Sungai Ciberang serta mengambil langkah cepat agar kualitas air kembali normal. (Bronx)


Social Header