MOP menjadi agenda rutin tahunan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kepramukaan sekaligus membentuk karakter peserta didik melalui pendidikan disiplin, kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan di lapangan madrasah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai sejarah Gerakan Pramuka, struktur organisasi kepramukaan, sandi morse, semaphore, pionering, tali-temali, hingga orientasi menggunakan peta. Peserta juga mengikuti berbagai permainan edukatif dan latihan kerja sama tim sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik.
Kepala MAS Nurul Hidayah Malingping, Deni Hendriani, S.Pi, mengatakan kegiatan kepramukaan merupakan salah satu sarana pembinaan karakter yang penting bagi peserta didik sejak awal memasuki jenjang pendidikan menengah.
"Melalui kegiatan Pramuka, kami berharap peserta didik mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mencintai alam dan lingkungan," ujarnya.
Pembina Pramuka Putra, Nandar, menjelaskan bahwa kegiatan berlangsung selama tiga hari sebelum dimulainya pembelajaran efektif. Menurutnya, peserta memperoleh berbagai materi dasar kepramukaan sebagai bekal dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di madrasah.
"Alhamdulillah kegiatan MOP berjalan lancar dari awal hingga akhir. Selama tiga hari peserta dibekali materi sejarah Pramuka, struktur organisasi, sandi morse, pionering, semaphore, serta berbagai latihan yang bertujuan membangun kedisiplinan dan kebersamaan," katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Islam Nurul Hidayah, H. Nasrudin, M.Kes, menegaskan bahwa Masa Orientasi Kepramukaan merupakan kegiatan wajib bagi seluruh peserta didik baru.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembentukan karakter. Saya mengimbau seluruh siswa kelas X agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, disiplin, dan tertib. Melalui Pramuka, peserta didik diharapkan semakin mengenal nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepemimpinan," ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi fondasi awal bagi peserta didik baru dalam menjalani proses pendidikan di MAS Nurul Hidayah Malingping.
"Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin yang amanah di masa depan," tuturnya.
Masa Orientasi Kepramukaan ditutup dengan penyerahan tanda keikutsertaan dan doa bersama. Pihak madrasah berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal bagi peserta didik dalam menjalani proses belajar sekaligus berkontribusi positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (Maman/red)


Social Header