Lebak, Gemaindonews.com – SMP Negeri 1 Cipanas yang berlokasi di Desa Sipayung, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, setiap tahun ajaran baru selalu menerima tambahan siswa pindahan, terutama dari kalangan santri pondok pesantren. Sebagian besar siswa pindahan tersebut masuk ke jenjang kelas VIII, sehingga pihak sekolah harus terus menyiasati kebutuhan rombongan belajar (rombel).
Hal tersebut disampaikan Kepala SMPN 1 Cipanas, Suganda, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (14/7).
"Saat ini jumlah siswa di SMPN 1 Cipanas mencapai lebih dari 800 orang. Untuk peserta didik baru tahun ajaran ini sebanyak 292 siswa dan semuanya kami upayakan dapat terakomodasi," ujar Suganda.
Ia menjelaskan, setiap tahun ajaran baru selalu ada siswa yang mengajukan pindah dari sekolah lain. Kondisi tersebut membuat pihak sekolah harus melakukan penyesuaian rombongan belajar karena kapasitas ruang kelas yang tersedia sudah sangat terbatas.
"Setiap tahun ajaran baru selalu ada siswa yang datang pindah dari sekolah lain. Akibatnya kami harus menyesuaikan rombel. Namun, karena program wajib belajar, kami tidak bisa menolak warga yang ingin menyekolahkan anaknya di SMPN 1 Cipanas," jelasnya.
Menurut Suganda, penambahan ruang kelas secara horizontal sudah tidak memungkinkan karena keterbatasan lahan sekolah. Oleh karena itu, solusi yang dinilai paling memungkinkan adalah pembangunan gedung bertingkat.
"Untuk menambah rombel sudah tidak ada lagi lahan kosong. Solusi yang paling memungkinkan adalah membangun ruang kelas dua lantai agar kebutuhan ruang belajar dapat terpenuhi," pungkasnya.(Bronx)


Social Header