Lebak, Gemaindonews.com – Sebanyak tiga ruang kelas di SD Negeri 2 Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, membutuhkan rehabilitasi segera. Kerusakan paling parah terjadi pada bagian plafon yang sudah bolong dan rapuh, sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan para siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Sekolah yang berada di Kampung Jaha, di tepi jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Cipanas dengan Warung Banten tersebut, kini menjadi perhatian warga dan orang tua siswa.
Nina (43), salah seorang orang tua siswa, mengaku khawatir dengan kondisi bangunan sekolah yang dinilai sudah tidak layak, terutama pada bagian plafon.
"Kondisi sekolah ini sudah kurang layak. Bagian plafonnya sudah banyak yang bolong. Kami sebagai orang tua khawatir anak-anak tertimpa plafon yang sewaktu-waktu bisa ambruk," ujarnya.
Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Untuk mencegah kecelakaan, sebaiknya bangunan ini segera diperbaiki agar kerusakannya tidak semakin parah," tambahnya.
Kepala SD Negeri 2 Banjarsari, Dani, membenarkan bahwa terdapat tiga ruang kelas yang saat ini membutuhkan perbaikan. Menurutnya, selain plafon, bagian lantai keramik juga mengalami kerusakan.
"Memang ada tiga ruang kelas yang perlu direhabilitasi, terutama plafon dan lantai keramiknya. Selain itu, bagian samping sekolah juga perlu dibuat turap kembali untuk mencegah longsor sehingga lebih kuat dan rapi," tegas Dani.
Saat ini SD Negeri 2 Banjarsari memiliki 106 siswa yang dibimbing oleh tujuh orang guru.
Pihak sekolah berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan perhatian dan solusi agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman serta menghilangkan kekhawatiran para orang tua terhadap keselamatan anak-anak mereka.(Bronx)




Social Header