Breaking News

Lubang Pengambilan Air di Tepi Jalan Provinsi Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

 

Lebak, Gemaindonews.com – Keberadaan sejumlah lubang yang diduga dibuat untuk mengambil air dari saluran irigasi di tepi Jalan Provinsi jalur Cipanas–Ciparay, atau jalur penghubung Cipanas–Citorek Warung Banten, dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Lubang-lubang tersebut berada tepat di pinggir badan jalan, tidak jauh dari Pondok Pesantren Modern La Tansa, Kecamatan Lebakgedong. Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan karena ruas jalan di lokasi cukup sempit, memiliki banyak tikungan, serta minim penerangan jalan umum (PJU), terutama pada malam hari.

Suhendi, salah seorang pengguna jalan yang setiap hari melintas di jalur tersebut, mengatakan keberadaan lubang pengambilan air itu sudah berlangsung selama puluhan tahun. Menurutnya, lubang tersebut sengaja dibuat untuk mengambil air dari saluran irigasi, namun keberadaannya dinilai mengabaikan aspek keselamatan pengguna jalan.

"Lubang-lubang tersebut sudah lama ada di situ dan memang sengaja dibuat untuk mengambil air dari saluran irigasi. Namun, keberadaannya sangat membahayakan pengguna jalan karena berada tepat di tepi jalan," ungkap Suhendi, Rabu (5/8/2026).

Ia mengaku beberapa kali melihat pengguna jalan terperosok ke dalam lubang tersebut, khususnya saat melintas pada malam hari. Menurutnya, korban umumnya merupakan pengendara yang tidak mengenal kondisi jalan atau bukan warga sekitar.

"Biasanya yang menjadi korban terperosok adalah tamu yang lewat atau wisatawan yang menuju wisata Gunung Luhur, Negeri di Atas Awan, di Citorek," tambahnya.

Menurut Suhendi, kondisi tersebut perlu segera mendapat perhatian dari pihak terkait. Selain membahayakan pengguna jalan, keberadaan lubang yang tidak dilengkapi pengaman maupun tanda peringatan berpotensi menimbulkan kecelakaan, terlebih bagi pengendara yang melintas pada malam hari.

Ia berharap dinas terkait maupun pihak yang membuat dan menggunakan lubang pengambilan air tersebut segera mengambil tindakan dengan menutup atau memberikan pengamanan yang memadai.

"Pihak dinas terkait atau pemiliknya harus segera menutup lubang-lubang tersebut agar tidak terus memakan korban," pungkasnya. (Red)**

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GEMA INDONEWS